Salah satu program penting di PP Mahasina adalah melatih para santrinya untuk berani tampil di depan publik. Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk pengembangan kepemimpinan yang merupakan program penting di lembaga ini, di samping pembinaan akhlak mulia, perbaikan bacaan, hafalan, dan pemahaman al-Qur’an, hafalan dan pemahaman hadist, pengembangan bahasa asing (Arab dan Inggris), penyaluran bakat dan minat, serta lain sebagainya.
Untuk tampil di depan publik, PP Mahasina mengalokasikan waktu yang cukup banyak. Ada kegiatan kultum setelah maghrib, ada presentasi makalah hadist setelah subuh, ada muhadarah bulanan di mana para santri menampilkan kebolehannya, ada majelis malam di mana santri diminta berpidato dan menampilkan hafalannya di depan teman-temannya, ada testing bacaan al-Qur’an dan Kitab Kuning di depan umum/orang tua, dan lain sebagainya. Bahkan santri yang ikut Tim Media pun dilatih untuk berani memotret di acara-acara penting, bahkan di depan tokoh nasional yang hadir di PP Mahasina. Karena itu, mohon dimaklumi jika di sana-sini terdapat kekeliruan dan kesalahan.
Berikut adalah foto-foto penampilan para santri baru, dalam acara penutupan Orientasi, Kamis Malam, 24 Juli 2025.

“Pagi hari pergi ke pasar, jangan lupa makan ketupat, Para santri harus rajin belajar, agar dapat ilmu bermanfaat”, demikian ungkap A. Zamzami Majid yang berani tampil untuk berpidato di depan umum. Mudah-mudahan dalam beberapa tahun ke depan, beliau sudah bisa berpidato dalam Bahasa Arab/Inggris serta memenangkan lomba penting di luar pondok.

Selain A. Zamzami, ada juga santri baru yang sudah berani tampil berpidato. Namanya Alfarizi Dikri M. Wah, aroma fastabiqul khairat (berlomba-lomba untuk kebaikan) sudah mulai terasa. Ayo semangat….!

Bakat-bakat menabuh hadrah juga sudah ada di kalangan santri baru. Mudah-mudahan bisa mengikuti jejak seniornya yang meraih Juara I tingkat Kota Bekasi dan sudah tampil di berbagai acara di Kota Bekasi, bahkan di luar provinsi, baik untuk sunatan, pernikahan, pelulusan, dan lain sebagainya.
Santri puteri baru tak mau kalah. Menampilkan medley tarian daerah. Kalau di Mahasina, nanti ikut kelompok Tarian Saman ya, yang sejauh ini dianggap cocok untuk dunia pesantren. Oh ya, kelompok tarian saman PP Mahasina sudah sering tampil dalam even-even penting, juga di depan tamu-tamu pejabat negara yang bersilaturahmi ke PP Mahasina. Hampir sama dengan Tim Paduan Suara PP Mahasina yang sering juara di berbagai lomba, bahkan pernah tampil di depan Wakil Presiden dalam acara kenegaraan resmi di Jakarta.

Kaum lelaki tidak boleh sembarangan terhadap santri puteri baru PP Mahasina. Beberapa di antara mereka jago silat. Jangan sampai kena tendang….!

Santri baru dari Kelas 10 MA Mahasina tak mau kalah. Mereka menampilkan pidato berbahasa Indonesia, Arab, dan Inggris. Wah keren…!
Tinggalkan Komentar