Info Pesantren
Senin, 24 Jun 2024
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
19 Mei 2024

PENTAS SENI UNTUK KARTINI DALAM POTRET SANTRI JURNALIS KELAS 8 MTs

Ming, 19 Mei 2024 Dibaca 326x Berita Terkini

Reporting oleh Nadira Latisha Sachi, Iqlima Aydin Neubrillah, Syakira Hana Baehaki, dan Yumna Ajrina. Semuanya Santriwati Kelas 8 MTs Mahasina

Acara dimulai dengan sambutan dari pembina orsam putri yaitu Ustazah Enok Ghosiyah, M.Ag (Pembina ORSAM Puteri). Sambutan ini berisi tentang betapa penting dan istimewanya menjadi seorang perempuan yang sangat memperjuangkan hak-haknya dalam berbagai aspek seperti dunia pendidikan maupun dalam kepemimpinan. Perjuangan Kartini ini mampu memotivasi para perempuan modern saat ini termasuk para santriwati ponpes Mahasina agar tidak perlu ragu untuk memiliki hak dan kesempatan yang sama dalam mengejar mimpi dan cita-citanya (Nadira Latisha Sachi, Kelas 8 MTs Mahasina).

 

Santriwati kelas 7E dan 7F menampilkan drama seru lho!  Mereka menampilkan drama dengan cara yang asik sehingga audience tidak bosan menontonnya. Cerita dari drama 7F berawal dari beberapa anak yang tidak diizinkan bersekolah dengan ibunya kemudian mereka menyelinap masuk ke dalam kelas. Saat Sang Guru (Salsabilla Syifa r. ) sadar bahwa ada murid yang menurutnya asing, beliau pun menegur dengan baik-baik tanpa amarah pada anak-anak kecil tersebut, justru beliau mengajak mereka untuk ikut serta dalam belajar, juga memberi nasihat pada ibu mereka untuk memberikan kebebasan dalam menuntut ilmu. Karena setiap orang memiliki hak untuk menuntut ilmu.

Drama 7E dimulai saat kartini (Khansa Luthfiyyah s.) bersikeras untuk menentang adat dengan cara bersekolah, akan tetapi orang tua Kartini tidak setuju dengan hal itu alhasil terjadi konflik antara Kartini dan juga kedua orang tuanya, kemudian Kartini meminta pendapat mengenai hidup setelah di pingit kepada teman-temannya, yang jawabannya adalah “tidak bisa sebebas dulu”. Lalu pada akhirnya Kartini pun tetap patuh pada perintah kedua orang tuanya yaitu dijodohkan (Iqlima Aydin Neubrillah, Kelas 8 MTs Mahasina)

 

Penampilan Drama dari kelas 8D dan puisi yang diiringi dengan penampilan perkembangan pelajar dari 8F membuat kita memahami betapa berharganya perjuangan kartini terhadap pendidikan perempuan. Penampilan dari 8D membuat semua orang terkesima! Drama ini menceritakan tentang seorang Kartini yang diperankan oleh Nasywah Luthfiyyah. Mulai dari kartini yang mengajar perempuan dan ditentang oleh ibunya yang diperankan oleh Iqlima Aydin. Dari cara berakting, lagu-lagu, sampai tariannya dapat membuat drama ini menjafi lebih menarik hingga membuat para penontonnya terhanyut.

Setelah penampilan dari 8D, kini saatnya penampilan dari 8F yang lucu. Pada awal penampilan terlihat sosok kartini yang diperankan oleh Alisha nurfadillah yang membacakan puisi. Setelah itu ditunjukkan perjalanan perempuan menempuh pendidikan mulai daribjenjang SD hingga perguruan tinggi. Penampilan itu memiliki makna bahwa perempuan harus bersekolah tinggi demi masa depan yang sukses. Diakhir penampilan, semua orang maju dan bernyanyi bersama hingga meninggalkan kesan perguruan tinggi. Penampilan itu memiliki makna bahwa perempuan harus bersekolah tinggi demi masa depan yang sukses. Diakhir penampilan, semua orang maju dan bernyanyi bersama hingga meninggalkan kesan (Syakira Hana Baehaki, Kelas 8 MTs Mahasina).

 

Penampilan musik dan fashion show dari 10 putri yang membuat penonton terpukau. Penampilan kelas 10 Putri yang pertama dibawakan oleh Regina Cecillia dan Mahsa Keyla Kamal. Mereka menyanyikan lagu Ibu Kartini yang dilanjutkan dengan lagu Treat You Better. Suara Mahsa yang merdu dipadukan dengan petikan gitar dari Regina dapat membuat suasana lapangan yang awalnya ramai menjadi sunyi. Para penonton menikmati cara mereka membawakan penampilan, seakan dibawa terbang oleh lantunan nada yang merdu. Setelah selesai membawakan penampilan yang spektakuler, ada penampilan yang juga tidak kalah menarik dari kelas 10. Santriwati Arini, Farah, Davina, Adela dan Maya bersama-sama membawakan kebaya dan batik yang cantik. Dengan diiringi lagu bop sebagai backsound fashion show mereka  (Yumna Ajrina, Kelas 8 MTs Mahasina)

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Categories

Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an Wal Hadits

Jl. Masjid Raya No 50, Kp. Kemang RT/RW: 01/07, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411