Info Pesantren
Rabu, 22 Mei 2024
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
25 Februari 2024

Dipimpin Abah, Dzikir dan Doa Nisfu Sya’ban di Mahasina yang Diikuti Bu Nyai, Para Guru, Santri, dan Karyawan Berlangsung Khusyu’

Ming, 25 Februari 2024 Dibaca 231x Berita Terkini

Seluruh Keluarga Besar Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur’an Wal Hadist, Kota Bekasi, mengikuti Doa dan Pengajian Malam Nisfu Sya’ban, Sabtu (Malam Minggu), 24 Februari 2024. Acara ini dipimpin langsung oleh Pengasuh PP Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz, MA serta dihadiri  Nyai Hj. Badriyah Fayumi, MA, oleh para guru, karyawan, dan tentu saja seluruh santri putera maupun puteri. Tak heran jika hadirin yang mengikuti acara ini sampai membludak ke luar auditorium dan ke depan kantin santri puteri.

Dalam acara ini, Pengasuh PP Mahasina didampingi oleh Ust. Afham, seorang guru yang hafal al-Qur’an 30 juz bersanad, yang di PP Mahasina mendapatkan tanggungjawab dalam perbaikan bacaan (tahsin) dan peningkatan hafalan al-Qur’an untuk santri putera. Sementara itu, Bu Nyai didampingi oleh para ustadzah antara lain Ustadzah Nina Muthmainnah, juga seorang hafidzah (penghafal al-Qur’an) 30 juz bersanad dan di PP Mahasina bertanggung jawab pada perbaikan bacaan (tahsin) serta pengembangan hafalan untuk santri puteri.

Dalam acara Malam Nisfu Sya’ban di PP Mahasina, peserta membaca Surat Yasin 3 kali serta berdoa untuk kebahagiaan para santri dan keluarganya di rumah. “Semoga kita semua dan semua keluarga kita di mana pun tetap teguh beriman dan beramal shaleh, mendapatkan nikmat kesehatan, rizki yang melimpah nan berkah, umur panjang, dan berbahagia di dunia dan akhirat”, begitu kira-kira ringkasan doa yang disampaikan Abah, tentu saja dengan Bahasa Arab yang sangat fasih.

Karena itu, keluarga yang mempunyai anak mondok atau nyantri patut bahagia dan bangga, karena setiap saat anaknya selalu mendoakan kebaikan dan kebahagiaan mereka. Hal ini sangat mustahil dilakukan oleh anak-anak yang ada di rumah, karena pasti akan sibuk bermain HP atau playstation.

Para santri mengikuti acara ini dengan antusias. Cuaca dingin tidak menyurutkan santri untuk terus bedoa dari awal sampai acara selesai.

Oh ya, sebagai informasi saja, malam Nisfu Sya’ban merupakan malam di mana malaikat menutup buku amal perbuatan manusia selama 1 tahun dan membuka lembaran baru untuk tahun berikutnya. Pada malam ini, umat Islam dianjurkan untuk berdoa agar dosa-dosa yang tercatat dapat diampuni dan dihapuskan dari pencatatan. Allah sendiri membuka pintu rahmatnya bagi hambanya yang berdoa sampai pergantian malam. Sebuah Hadist menyatakan: “Allah SWT melihat kepada semua makhluk-Nya pada malam pertengahan bulan Syaban, maka Dia memberi ampunan pada semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan (dengan saudaranya)” (HR At-Thabrani).

Hadist lain menjelaskan: “Apabila tiba malam Nisfu Syaban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah: adakah orang yang memohon ampun maka Aku ampuni, adakah orang yang meminta sesuatu maka Aku berikan permintaannya” (HR Baihaqi).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Categories

Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an Wal Hadits

Jl. Masjid Raya No 50, Kp. Kemang RT/RW: 01/07, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411