Info Pesantren
Rabu, 10 Jun 2026
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
27 Desember 2025

Desember 2025 PP Mahasina Banjir Juara

Sab, 27 Desember 2025 Dibaca 432x Berita Terkini

Jajaran civitas akademika PP Mahasina terus bekerja keras untuk membuktikan diri sebagai lembaga yang melahirkan santri tangguh berprestasi……..

Bulan Desember merupakan bulan yang penuh dengan hujan. Banjir pun terjadi di mana-mana. Namun bagi PP Mahasina, Kampung Kemang, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi, bulan Desember 2025 merupakan salah satu bulan yang penuh dengan berkah, salah satunya karena santri PP Mahasina menjuarai berbagai lomba.

Ya, pada bulan ini, telah lahir juara-juara dari PP Mahasina dalam berbagai kejuaraan, baik yang diadakan di Kota Bekasi atau bahkan di Jakarta.

 

Kegiatan Sangat Padat

Pada bulan Desember 2025, santri PP Mahasina sangat sibuk dengan ujian kepondokan dan ujian sekolah (madrasah). Ujian pondok meliputi ujian bacaan dan hafalan al-Qur’an, hafalan hadist, ujian terkait bahasa Arab dan Bahasa Inggris, ujian sekitar 31 kitab sesuai dengan jenjangnya, ujian praktikum ibadah, pidato, imam, khutbah Jumat, dan lain sebagainya.

Sementara itu, bagi santri Kelas 12 MA harus menyelesaian Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang menjadi salah satu syarat untuk dinyatatakan lulus di pesantren ini. “Bahkan tahun ini, penyelesaian KTI menjadi syarat untuk mendapatkan izin berlibur,” ungkap Wali Kelas 12 Puteri yang cantik dan juga ahli matematika Ustazah Nikhlatul Mubarakah.

Ringkasnya, pada Desember 2025, kegiatan di PP Mahasina sangat menguras tenaga, baik dari sisi santri maupun dari sisi tenaga kependidikan. “Ya, pada bulan Desember ini santri seluruh civitas akademika di PP Mahasina harus menjaga kesehatan dengan baik agar dapat mengikuti ritme kegiatan yang sangat padat,” lanjutnya penuh semangat.

Setelah mengikuti ujian, santri PP Mahasina masih mempunyai kegiatan yang sangat padat. Ada class meeting, ada lomba memasak untuk santri puteri, khithabah maudhu’iyah (berpidato di depan umum sesuai dengan tema yang ditentukan, dan lain sebagainya. Sementera bagi santri Kelas 12 MA ada kunjungan ke Gedung DPR RI untuk mengikuti festival beasiswa untuk rakyat, kunjungan ke universitas tertentu di Jakarta, atau mengikuti sarasehan cara kuliah di Timur Tengah dan Mesir.

 

Menjadi Juara dalam 3 Lomba Berbeda

Nah, di tengah-tengah kesibukan itu, sebagian santri PP Mahasina masih harus mengikuti beberapa lomba yang diadakan pihak eksternal. Alhamdulillah, santri PP Mahasina tidak mengecewakan. Dalam Kejuaraan yang diadakan oleh Kelompok Kerja Madrasah Aliyah 2 (KMMA 2), Kota Bekasi, 10-11,  Desember 2025, PP Mahasina tampil menjadi Juara Umum, dengan meraih 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu. Dalam event ini, PP Mahasina mengalahan sejumlah Madrasah Aliyah ternama yang ada di Kota Bekasi.

Sementara itu, dalam ajang Pencak Silat Super Series yang digelar pada 19–21 Desember 2025 di GOR Tambun Selatan, Kota Bekasi, santri Pondok Pesantren Mahasina kembali menorehkan prestasi gemilang dengan meraih 1 perak dan 3 perunggu.

Selanjutnya, saat para santri dan wali santri sibuk dalam agenda pembagian rapor, 20 Desember 2025, sejumlah santri dan santriwati MTs PP Mahasina harus mengikuti lomba Pramuka di Jakarta. Mmeski rindu dengan pembagian rapor dan makan opor di rumah, kontingen PP Mahasina tampil gemilang dengan membawa 16 piala. Ya, sekali lagi 16 piala

 

Mencetak Generasi Berprestasi Berbasis Nilai-nilai Islam

Lawan-lawan yang dihadapi mereka juga bukan kaleng-kaleng, yaitu SMP dan MTs ternama yang ada di Jakarta dan sekitarnya. Dalam lomba Pramuka ini, kegiatan yang dilombakan adalah Semaphore,  Morse Bendera, Sandi, Pengetahuan Umum dan Pengetahuan Kepramukaan (PUPK), Wawasan Nusantara, Pionering, Tandu, Teori Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD), Sudoku, Yel-yel, dan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris Tongkat (LKBBT).

Regu Pramuka MTs PP Mahasina terpaksa tidak mengikuti lomba Yel-yel dan LKBB, karena panitia mengharuskan keterlibatan pelajar putera dan pelajar puteri secara bersamaan. Wah, kegiatan seperti itu melanggar nilai-nilai Islam, sehingga regu Pramuka dari PP Mahasina tidak dapat mengikutinya, meski dengan risiko kehilangan poin untuk regu. Melaksanakan syari’at Islam dan menjauhi larangannya merupakan prioritas utama dan tidak bisa ditukar dengan piala.

Sementara itu, Penanggung Jawab Kegiatan Ekstrakurikuler PP Mahasina, Ustaz Nasrul Latief, menjelaskan bahwa secara kelembagaan PP Mahasina mendorong para santri untuk menjadi manusia yang unggul dan berprestasi dalam segala bidang kehidupan. “Santri memaknai dorongan itu dengan kerja keras, disiplin, dan semangat juang,” ungkap suami ustazah Alfuhera, MA  yang juga mengajar di PP Mahasina, setelah menamatkan pendidikan S2 melalui beasiswa LPDP dan sempat melakukan penelitian di beberapa negara di Timur Tengah dan Afrika.

Selanjutnya, Ustaz yang juga pelatih paduan suara ini menjelaskan bahwa semangat juara dan berprestasi harus terus ditularkan dari generasi ke generasi berikutnya. “Ini penting agar image bahwa PP Mahasina sebagai lembaga yang melahirkan santri unggul dan berprestasi tetap terjaga,” ungkap Ustaz Nasrul yang saat ini harus menjadi suami siaga, karena sang istri sedang hamil tua.

Siapakah para juara dalam tiga kejuaran di atas. Tolong berkunjung ke @instagram PP Mahasina. Nama-nama dan sebagian foto kegiatan ada di sana. Selamat berkunjung ke media sosial PP Mahasina. Insya Allah kita akan mendapatkan info yang bermanfaat……

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an Wal Hadits

Jl. Masjid Raya No 50, Kp. Kemang RT/RW: 01/07, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411