Info Pesantren
Selasa, 21 Jul 2026
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
20 Juli 2026

Ahlan wa Sahlan Santri Baru PP Mahasina!

Sen, 20 Juli 2026 Dibaca 549x Berita Terkini

PP Mahasina merekrut tenaga pendidik yang mempunyai jiwa mendidik dan mengasuh serta berprestasi sesuai dengan bidangnya, untuk memastikan agar seluruh santri mendapatkan pendidikan dan pengasuhan yang terbaik selama 6 tahun….!

Ahad, 19 Juli 2026, PP Mahasina, Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi menyambut kehadiran santri baru, baik untuk tingkat MTs atau MA. Pada Tahun Ajaran 2026-2027, PP Mahasina menerima 230 santri, sebagian besar dari Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, dan Bogor. Sementara sebagian lagi berasal dari Lampung, Jambi, dan beberapa daerah di Jawa.

Santri baru yang masuk ke PP Mahasina meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 212 santri. Jadi ada peningkatan sekitar 8,49 persen. Peningkatan ini patut disyukuri karena berbagai lembaga pendidikan swasta, termasuk pesantren di Jabodetabek, selalu mengalami penurunan pelajar barunya dari tahun ke tahun.

Dalam kesempatan ini, Pengasuh PP Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz, MA mengucapkan selamat datang kepada santri baru sekaligus mengucapkan terima kasih atas kepercayaan wali santri untuk memondokkan putra-putrinya di PP Mahasina.

“Insya Allah di PP Mahasina, anak-anak bapak/ibu akan terjaga salat lima waktunya secara berjemaah. Mereka juga akan diajarkan dan dilatih agar selalu berdoa untuk kebaikan orang tua dan keluarganya sehingga mereka hidup berkah, rezekinya lancar, serta bahagia di dunia akhirat,” ungkap Abah bersemangat.

Abah juga menjelaskan bahwa PP Mahasina akan terus membina santrinya agar mempunyai akhlak mulia, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Santri juga akan mendapatkan bimbingan tahsin (perbaikan) dan tahfiz (hafalan) al-Qur’an serta bimbingan hifzu (hafalan) dan fahmu (pemahaman) Hadist. Bagi PP Mahasina bimbingan terkait al-Qur’an dan al-Hadits bukan sekedar untuk ilmu saja, melainkan bagian dari pendidikan agar santri berakhlak mulia, mempunyai etos belajar/kerja, serta berprestasi dalam berbagai aspek kehidupan.

Program unggulan lainnya di PP Mahasina adalah pendidikan di bidang kitab kuning, pengembangan bahasa Arab dan bahasa Inggris, pengembangan bakat dan minat santri, serta pembinaan intensif untuk masuk perguruan tinggi sejak kelas 9 MTs sampai kelas 12 MA agar mereka dapat masuk perguruan tinggi dengan beasiswa. Pembinaan kepemimpinan di PP Mahasina juga berlangsung secara intensif di mulai sejak dini, yakni dari kelas 7 sampai kelas 12 melalui berbagai metode dan wahana yang tersedia.

Menurut Abah, sekitar 1 bulan ke depan, PP Mahasina akan meningkatkan kapasitas laboratorium komputer, sehingga para santri bisa belajar AI (artificial intellegence), coding, pembuatan aplikasi, dan hal-hal lain yang dibutuhkan santri di masa depan. Selama ini, laboratoriun komputer masih digabungkan untuk santri putra dan putri. Dengan pemisahan ini, maka bimbingan untuk santri menjadi lebih berkesinambungan. Saat ini, penyelesaian pembangunan gedung untuk laboratorium komputer sudah mencapai 80 persen.

Sebelum kedatangan santri baru, Pengasuh PP Mahasina juga telah “menggembleng” para guru, karyawan, ataupun santri khidmah, baik di PP Mahasina sendiri dan bahkan sampai menyewa vila di Cisarua, agar mereka kompak berjuang menjadikan PP Mahasina sebagai pesantren yang aman-nyaman, bersih-sehat, disiplin-tertib, sehingga para santri dapat berprestasi secara akademik dan non-akademik.

Dalam penyambutan santri baru ini, wali santri diperkenalkan pada guru-guru di PP Mahasina yang berjumlah 62 guru (belum termasuk karyawan dan tenaga kependidikan seperti operator atau bagian administrasi). Ciri utama guru-guru di PP Mahasina adalah lulusan pesantren dan sudah menyelesaikan minimal pendidikan Srata Satu (S-1). Namun dalam hal ini PP Mahasina sudah lebih maju lagi, karena sudah ada 12 guru yang menyelsaikan pendidikan S-2 atau dalam proses untuk menyelesaikannya.

Ciri lain dari guru PP Mahasina adalah mereka mengajarkan ilmu yang linier dengan bidang perkuliahannya.  Kalau kuliahnya jurusan bahasa Inggris, berarti yang bersangkutan akan diminta untuk mengajarkan bahasa Inggris.

Ciri lain dari guru PP Mahasina adalah mempunyai prestasi sesuai dengan bidangnya. Guru yang pernah menjuarai kitab kuning tingkat nasional menjadi pembina kitab kuning. Guru yang pernah menjuarai lomba menulis tingkat nasional menjadi pembina Santri Jurnalis. Begitu pula seterusnya.

Untuk bimbingan al-Qur’an, PP Mahasina telah memiliki 7 tenaga pendidik yang hafal al-Qur’an 30 juz dan 4 pendidik yang hafal di bawah 20 juz. Sebagian dari tenaga pendidik itu telah menjuarai hafalan al-Qur’an tingkat provinsi atau di bawahnya.

Ciri penting lain dari guru PP Mahasina adalah mereka mempunyai keahlian lain yang bisa ditularkan kepada para santri. Ada guru bahasa Inggris yang ahli bidang paduan suara, ada guru yang ahli bidang sulam menyulam dan pra-karya, ada hafizah yang ahli membuat aneka macam roti atau bakso, serta ada pula yang ahli memperbaiki laptop atau alat elektronik lainnya.

Selain dari alumni PP Mahasina sendiri yang sudah menyelesaikan S-1, guru PP Mahasina berasal dari lulusan berbagai pesantren, seperti Pesantren Lirboyo Jawa Timur, pesantren di Sarang (KH. Maimoen Zubair), pesantren Mathaliul Falah Kajen, Pesantren al-Urwatul Wustha Tasikmalaya, Pesantren Tahfiz di Demak, Cirebon, atau Bogor, serta dari sejumlah pesantren modern. Mereka juga berhasil menamatkan pendidikan tingginya di Ma’had Ali (tingkat universitas) yang ada di pesantrennya, atau menyelesaikan pendidikan tinggi di al-Azhar Mesir, Kairo, sebagaimana juga ada yang menamatkan pendidikan tingginya di Lybia dan Saudi Arabia. Ada juga yang menamatkan pendidikannya di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dan UIN lain di Indonesia, sebagaimana juga ada yang menamatan pendidikan di Universitas Padjajaran Bandung, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Pendikan Indonesia, Universitas NU, dan lain sebagainya.

Selamat datang santri baru dan selamat berjihad fi sabilillah untuk para guru, tenaga kependidikan, dan para karyawan. Semoga rida Allah SWT menyertai kita semua. Amin!

 

Kota Bekasi, 20 Juli 2026

Zubairi Hasan, salah satu pembina Santri Jurnalis

 

 

 

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an Wal Hadits

Jl. Masjid Raya No 50, Kp. Kemang RT/RW: 01/07, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411