Minggu, Jam 04.00 dini hari, 19 April 2026, menjadi pagi yang tidak biasa di PP Mahasina. Para kyai dan tokoh masyarakat berdatangan. Santri dan guru menyambut mereka dengan riang gembira. Ada yang merapikan sandal, ada juga yang mengantar tamu ke Ballroom. Saat itu, salat Subuh dilaksanakan secara berjemaah. Santri dan tamu undangan salat di Ballroom, sedangkan santri puteri di lapangan terbuka.

Acara ini dikoordinasikan oleh Forsila (Forum Silaturahmi Masjid dan Musala) Kota Bekasi. Untuk sementara, basis utamanya di Pondok Gede, Kota Bekasi, namun tidak menutup kemungkinan menjadi forum tingkat provinsi dan tingkat nasional di kemudian hari.
Turut hadir dalam acara ini Camat Pondok Gede, perwakilan Polsek Pondok Gede, dan tokoh masyarakat lainnya. Ini menandakan bahwa gerakan salat Subuh berjemaah dan berakhlak mulia bukan hanya menjadi gerakan musalla dan masjid semata, melainkan juga mendapatkan dukungan dari instansi pemerintahan, sebagaimana juga dukungan dari umat Islam.

Forum ini gigih memperjuangkan pelaksanaan salat subuh berjemaah dan pengajian bersama, dengan lokasi bergantian di musala atau di masjid yang menjadi tuan rumah.
“Keberadaan organisasi yang mendorong umat Islam menuju kebaikan harus tetap dirawat dan dipelihara. Karena umat harus harus dijaga, santri harus dijaga secara terus menerus (istiqamah), sebagaimana kita merawat tanaman, bangunan, dan lingkungan,” demikian pesan Pengasuh PP Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz, MA.
Sementara itu, Ketua Forsila KH. Abdul Jawwaz mengajak para hadirin untuk menggiatkan salat subuh berjemaah serta menjaga akhlak mulia, terutama di media sosial. Sementara itu kepada para santri PP Mahasina, beliau mengharapkan agar santi terus belajar. “Barang siapa yang tidak mau menjalani pahitnya belajar, maka ia akan tertimpa keburukan kebodohan,” ungkapnya penuh semangat.
Bagi santri, acara ini merupakan pembelajaran bagaimana menyambut, menghormati, dan melayani tamu dengan baik. Selain itu juga memberikan wawasan keilmuan terkait kemasyarakatan, kebangsaan dan lain sebagainya.
Setelah sambutan dan tausiyah dari berbagai tokoh penting, para tamu dan para santri makan bersama dengan nikmat dan lahap. Alhamdulillah….
Tinggalkan Komentar