Selama 2 hari, 17-18 September 2026, santri PP Mahasina, Pondok Gede, Kota Bekasi, melaksanakan serangkaian serah terima jabatan Pengurus ORSAM Masa Bhakti 2025-2026 ke Pengurus ORSAM Masa Bhakti 2026-2027.
Acara ini memang bersifat rutin setiap tahun. Walakin bagi PP Mahasina, agenda tahunan ini bukan sekedar rutinitas biasa, melainkan merupakan bagian penting untuk melatih jiwa kepemimpinan santri.
Acara ini dihadiri, diikuti, dan dipandu secara langsung oleh Pengasuh PP Mahasina KH. Abu Bakar Rahziz, MA dan Nyai Hj. Badriyah Fayumi, LC, MA. Dalam sambutannya, KH. Abu Bakar Rahziz, MA menegaskan bahwa kepengurusan di ORSAM merupakan madrasah kepemimpinan, madrasah pengabdian, madrasah kesabaran, serta madrasah pengendalian diri.
“Sangat susah untuk mengurus para santri yang nota bene adalah kawan-kawan kita sendiri. Tapi justru di sinilah letak tantangannya. Kalau kita melewatinya dengan baik, maka kita akan mendapatkan pengalaman, ilmu, dan keberkahan yang akan menjadi bekal kesuksesan kita di masa mendatang,” demikian ungkap kyai yang akrab dipaggil Abah ini.
Tak lupa, Abah mengucapkan terima kasih kepada pengurus lama dan mengucapkan selamat berjuang kepada pengurus baru. “Galilah ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya, demi kesuksesan kalian di masa mendatang,” ungkap Abah penuh pesan.

Sementara itu, Vathar Hayy Shavin Tawalla, Ketua ORSAM Masa Bhakti 2025-2026 (Putra) mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pengasuh dan para guru yang mendampinginya selama belajar kepemimpinan melalui ORSAM.
“Kami mohon maaf atas segala kekurangan dan semoga dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pengurus berikutnya,” ungkap remaja yang pernah mememangkan lomba tingkat nasional mengalahkan para mahasiswa. https://pesantrenmahasina.com/vathar-hayy-shavin-tawalla-santri-mahasina-yang-kalahkan-mahasiswa-dalam-lomba-tingkat-nasional/
Kepada pengurus baru, Vathar berpesan agar bersemangat dalam belajar kepemimpinan dan selamat berjuang untuk PP Mahasina dan untuk kesuksesan di masa mendatang. “Pada saatnya nanti, kita akan merindukan masa-masa di mana kita menjadi Pengurus ORSAM dengan segala macam suka dukanya,” ungkap Vathar.
Sementara itu, Ketua ORSAM Masa Bhakti 2025-2026 (Putri) Nisrina Haura L menegaskan bahwa ORSAM merupakan organisasi yang memberikan banyak pelajaran dan pengalaman kepada para santri. Kita dapat belajar berinteraksi ratusan santri dan menggerakkan mereka untuk menjalankan kegiatan yang positif.
“Mari kita gali pelajaran dan pengalaman berharga itu dengan semaksimal mungkin,” ungkapnya.
Ketua ORSAM Putra dan Putri Masa Bhakti 2026-2027 yaitu Amreeh Sutta Abidin dan Nadira Latisha Sachi juga menyampaikan pidatonya. Salah satu ciri pemimpin yang baik adalah mampu menggerakkan anggotanya dengan sebuah pidato yang menarik.
Menjadi Pengurus ORSAM memang berbeda dengan Pengurus OSIS di sekolah biasa. Karena Pengurus ORSAM harus berinteraksi dengan para santri selama 24 jam, sedangkan pengurus OSIS berinteraksi dengan para pelajar hanya sebentar saja.
Tinggalkan Komentar