Empat santri PP Mahasina mulai go internasional, dengan mengikuti International Conference Santri Mendunia (ICSM), dari tanggal 6 Oktober sampai 11 Oktober 2025. Mereka adalah Nadhira Dini Hanifa (Kelas 11), Aqiela Zikka Fathiena (Kelas 11), Yasmin Nayla Mumtaz (Kelas 11), dan Quirina Salsabil Fardita (Kelas 10).

Dalam program ini, keempat santri tadi, Bersama santri terpilih lainnya dari seluruh Indonesia, mengunjungi dan melakukan studi banding pada Lembaga-lembaga internasional dan lembaga lainnya di Malaysia, Thailand, dan Singapura. Hari pertama mereka tinggal dan belajar di Malaysia, hari kedua ke Singapura, hari ke-3 di Malaysia, hari ke 4-5 di Thailand, dan hari ke 6 di Malaysia lagi, sebelum akhirnya kembali ke Jakarta, Indonesia.
Lembaga internasional yang mereka kunjungi antara lain adalah Universitas Internasional Islam Malaysia, di Kualalumpur dan Universitas Prince of Songkla, dengan kampus utamanya di Hat Yai, Thailand Selatan, namun mempunyai kampus di tempat lain, seperti di Pattani, Phuket, dan Trang.
Di tiga negara, para santri mendiskusikan berbagai macam persoalan, baik secara berkelompok maupun secara keseluruhan, mulai persoalan terkait dengan umat Islam, kebangsaan, dan lain sebagainya. Yang penting, mereka diajak untuk berpikir secara global, tanpa melupakan asal-usul sabagai bangsa Indonesia yang santun dan berbudaya.
Masing-masing peserta juga harus tampil di kelompoknya atau dalam studium general atau melakukan wawancara dengan tokoh-tokoh penting yang ada di tiga negara tersebut.

Salah satu mentor dalam ICSM adalah Tazqiya Noor Hidayat, alumni PP Mahasina yang juga pernah terpilih untuk mengikuti program yang sama, yakni santri mendunia.
Tinggalkan Komentar