Info Pesantren
Jumat, 27 Mar 2026
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
4 Oktober 2025

PP Mahasina Sangat Serius Membekali Jiwa Kepemimpinan kepada Seluruh Santri

Sab, 4 Oktober 2025 Dibaca 674x Acara

PP Mahasina sangat serius membekali para santri dengan jiwa kepemimpinan. Hal ini karena orang-orang sukses di seluruh dunia adalah orang-orang yang mempunyai jiwa kepemimpinan. Elon Musk, orang terkaya di dunia, sukses karena berhasil memimpin orang-orang lain untuk memproduksi sesuatu yang sesuai dengan visinya. Elon Musk sudah pasti tidak bisa membuat Tesla, mobil listik yang dibuatnya. Tapi ia berhasil memimpin orang lain, kebanyakan orang-orang yang lebih pintar darinya, untuk membuat sesuatu yang kira-kira dibutuhkan masyarakat dunia….

Dari berbagai kisah sukses itulah, PP Mahasina sangat serius membekali seluruh santri dengan jiwa kepemimpinan. Sejak dini, para santri dilatih untuk mengasah jiwa kepemimpinannnya, melalui organisasi tingkat kelas, tingkat asrama, dan organisasi kecil lainnya. Ketika kelasnya naik, latihan dilanjutkan ke organisasi yang lebih tinggi, yaitu melalui Organisasi Santri Mahasina (ORSAM) dan Persatuan Pengurus Santri Kelas Akhir (PUSAKA). ORSAM melatih para santri untuk mengatur hal-hal terkait kesantrian, seperti kebersihan, peribadatan, kesehatan, dan lain sebagainya. Sedangkan PUSAKA melatih para santri Kelas 12 untuk sukses di masa depan, baik ketika di perkuliahan atau ketika bekerja, atau ketika mengabdikan diri pada suatu lembaga pendidikan.

Salah satu unsur penting dalam kepemimpinan adalah public speaking, yaitu seorang santri dilatih untuk menyakinkan orang lain, agar mempunyai visi, misi, dan aksi sesuai dengan tujuan bersama yang digariskan dalam sebuah program kerja. Dalam kesempatan pelantikan, Ketua ORSAM terpilih dan Ketua ORSAM demisioner menyampaikan pidato singkat, sekaligus melatih mereka untuk melakukan public speaking dengan baik di depan sekitar 1000 santri. Pengurus ORSAM lainnya harus melatih dirinya untuk menyampaikan public speaking secara terbatas dalam forum terkait bagian mereka atau dalam forum besar untuk mensosialisasikan program kepada seluruh santri, biasanya pada malam Jum’at. Akhirnya, seluruh pengurus terdorong untuk berlatih menyampaikan public speaking dan mempraktikkkannya secara langsung.

Berikut beberapa pesan inspiratif dan menyentuh hati dari pengurus inti ORSAM di saat pelantikan, pada Jumat, 3 Oktober 2025, di lapangan terbuka PP Mahasina Darul Qur’an wal Hadits, Kampung Kemang, Pondok Gede, Kota Bekasi.

Vathar Hayy Shavin Tawalla, Ketua ORSAM Masa Khidmah 2025-2026 (Putera)  mengajak rekan-rekannya untuk meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara dan untuk saat ini kepada PP Mahasina sesuai dengan kapasitas masing-masing. “Mengabdi kepada PP Mahasina tidak harus dilakukan saat menduduki jabatan tertentu. Saat kita tidak mempunyai jabatan apapun, kita masih bisa memberikan pengabdian terbaik, misalnya menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya penuh inspirasi.

Nisrina Haura L, Ketua ORSAM Masa Khidmah 2025-2026 (Puteri) berpesan agar seluruh pengurus memberikan sumbangsih terbaik dan selalu kompak untuk melaksanakan program kerja yang telah direncanakan bersama. “Pahit getir dalam menjalankan keorganisasian harus dipikul bersama,” ungkapnya penuh semangat.

Ketua ORSAM Masa Khidmah 2024-2025 (Putera), Abiyasa Maula Kurnia menegaskan bahwa tetes keringat, keluh kesah, dan bahkan saat berada di titik terendah saat menjadi pengurus ORSAM merupakan pengalaman yang akan meningkatkan kualitas diri kita serta akan membuat kita lebih siap menghadapi tantangan di masa depan. “Berkah dan hikmah dari pengalaman menjadi pengurus ORSAM akan datang kepada kita saat kita berada di tengah-tengah masyarakat,” demikian ungkapnya penuh pesan mendalam.

Sedangkan Ketua ORSAM Masa Khidmah 2024-2025 (Puteri), Tasya Nur Andiyani, mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh santri pada masa kepengurusannya, sekaligus meminta maaf atas segala kekurangannya. Tasya juga berpesan bahwa perjuangan kepada umat, bangsa, dan negara masih harus terus berlanjut melalui fase-fase perjuangan berikutnya. “Mari kita tetap bersemangat untuk memberikan pengabdian terbaik, sesuai dengan kapasitas kita masing-masing,” demikian ungkapnya dengan pesan mendalam.

Sementara itu, Pengasuh PP Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz, MA menegaskan bahwa pengalaman para santri saat menjadi Pengurus ORSAM akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan sepanjang masa. Pengalaman itu juga akan membentuk karakter santri sekaligus memberi bekal bagi kesuksesan santri di masa mendatang.

Abah juga berpesan bahwa keberkahan dari pengabdian akan dirasakan para santri dalam waktu dekat, terutama ketika sudah tamat dari pondok. “Dengan keberkahan inilah, Insya Allah, para santri akan sukses dalam menjalani kehiduan di dunia maupun di akhirat,” demikian ungkap Abah penuh doa yang mendalam.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an Wal Hadits

Jl. Masjid Raya No 50, Kp. Kemang RT/RW: 01/07, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411