Kamis malam, 21 Mei 2026, seluruh santri dari Kelas 11 MA sampai Kelas 8 MTs yang terlibat dalam kepengurusan Organisasi Santri Mahasina (ORSAM) melaksanakan salah satu programnya, yaitu Evalusasi Pelaksanaan Program Kerja ORSAM.
Ikut hadir dalam acara ini, selain Pengurus ORSAM yang disebutkan tadi, sejumlah guru PP Mahasina, yaitu Dewan Pembina ORSAM, Idarah, Mahkamah Idarah, dan guru pembina untuk masing-masing bidang/bagian.
Dalam kesempatan ini, Pengurus ORSAM secara bergantian menyampaikan program kerja yang tidak berjalan atau berjalan namun tidak sesuai harapan. Selanjutnya, para guru memberikan masukan dan gagasan solustif agar ke depan, program yang tidak berjalan dapat dilaksanakan dengan baik.
Acara ini berlangsung serius tapi santai, santai namun juga serius. Maksudnya, ada kalanya Pengurus ORSAM harus mengernyitkan dahi karena mendapatkan kritik yang tajam, sebagaimana juga kalang kala tertawa riang karena ada sesuatu yang lucu.
Ketua ORSAM Masa Bakti 2025-2026 Vathar Hayy Shavin Tawalla menjelaskan bahwa organisasi merupakan bagian-bagian yang harus bergerak bersama untuk mencapai tujuan bersama yang telah digarisan oleh PP Mahasina. “Karena semua pengurus harus siap dievaluasi secara berkala,” ungkapnya.
Sementara itu, Ustaz Isqie Bin-Nabi Hanifsebagai Dewan Pembina ORSAM menjelaskan bahwa evaluasi terhadap Pengurus ORSAM berjalan terus menerus. “Ada yang bersifat harian, mingguan, bulanan, atau di waktu tertentu jika diperlukan,” ungkap guru yang diwaktu mondok pernah menjadi Ketua ORSAM.
Kepemimpinan di PP Mahasina merupakan salah satu program unggulan. Wahana utama untuk melaksanakan pelatihan kemepimpinan adalah ORSAM dan organisasi kecil lain yang ada di PP Mahasina.
Kepemimpinan sangat penting agar santri terlatih untuk menjadi pelopor dalam segala bidang kehidupan, baik di bidang agama, ekonomi, politik, budaya, dan lain sebagainya. Di masa kini dan di masa mendatang, pemuda yang berjiwa pelopor lah yang akan menahkodai perjalanan bangsa dan negara.
Tinggalkan Komentar