Info Pesantren
Kamis, 23 Apr 2026
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
22 April 2026

Pengasuh PP Mahasina Menginspirasi Santri untuk Menjadi Pemimpim, Berwawasan Luas, serta Berkhidmah kepada Umat, Bangsa, dan Negara

Rab, 22 April 2026 Dibaca 13x Opini
Presiden Prabowo memberi sambutan saat Pengukuhan Pengurus MUI Masa Bakti 2026-2031. Pengasuh PP Mahasina juga hadir dalam acara tersebut dan turut dikukuhkan sebagai Pengurus MUI Pusat.

Aktivitas Pengasuh PP Mahasina di berbagai organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan kebangsaan adalah untuk kepentingan santri, umat, bangsa dan negara….

Pengasuh PP Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz, MA dan Nyai Hj. Badriyah Fayumi, MA mempunyai beberapa aktivitas di luar PP Mahasina. Abah mempunyai aktivitas sebagai Ketua Syuriah Pengurus NU Kota Bekasi dan sebagai Pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Sedangkan Ibu Nyai mempunyai aktivitas sebagai Pengurus MUI Pusat, Pengurus Besar NU, dan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI).

Namun aktivitas Pengasuh PP Mahasina itu bersifat strategis, pembinaan, dan supervisi, sehingga tidak banyak menyita waktu. Artinya, dalam aktivitas yang bersifat strategis Pengasuh PP Mahasina hanya memantau pelaksanaan program kerja yang telah digariskannya. Aktivitas yang bersifat pembinaan bertugas untuk membina sebuah organisasi agar tidak melenceng dari ruh dan koridor yang telah ditetapkan. Sedangkan aktivitas yang bersifat supervisi bertugas mengawasi aktivitas sebuah organisasi.

Hal ini tentu saja berbeda dengan aktiitas yang bersifat fungsional yang membutuhkan waktu dan tenaga full time setiap hari, karena berkaitan dengan fungsinya sebagai pelaksana harian. Aktivitas Abah misalnya sebagai Ketua Syuriah PCNU Kota Bekasi bersifar strategis, pembinaan, dan supervisi. Adapun pelaksanaan di lapangan merupakan tugas dan tanggung jawab Pengurus Tanfiziyah (Pelaksana).

Selain itu, aktivitas Pengasuh PP Mahasina di berbagai organisasi itu memancarkan inspirasi kepada santri PP Mahasina untuk menjadi pemimpin, mempunyai wawasan luas, serta berkhidmah kepada umat, bangsa, dan negaria.

Salah satu prorgam unggulan di PP Mahasina adalah melatih santri berjiwa pemimpin, baik dalam bidang agama, ekonomi, politik, dan lain sebagainya. Hal ini dilakukan sejak dini, sejak awal masuk di PP Mahasina, dengan latihan kepemimpinan praktis di asrama, kelas, dan lain sebagainya. lalu meningkat dengan latihan kepemimpinan di Organisasi Santri Mahasina (Orsam), Pusaka (Persatuan Santri Kelas Akhir Mahasina), Kalam (Keluarga Alumni Mahasina), dan organisasi semi otonom seperti Santri Entrepreneur, Santri Jurnalis, Santri Pendakwah, Santri Hamasah/Pasus (Kebersihan dan Lingkungan), Santri Saintis (Kelompok Sains, Technology, Engenering, dan Mathmathic), serta lain sebagainya.

Di samping itu, keterlibatan Pengasuh PP Mahasina dalam organisasi regional dan nasional sangat membuka wawasan para santri, karena mereka menjadi mudah untuk mengikuti kegiatan yang bersifat nasional yang dihadiri tokoh nasional, para menteri, bahkan juga dihadiri Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Insya Allah, mendengarkan ceramah dari Presiden Prabowo Subianto lebih bermafaat daripada main futsal.

Jangan ditanya, jumlah menteri dan pejabat negara yang datang ke PP Mahasina. Sudah sangat banyak. Mereka membawa ilmu, wawasan, dan pengalaman yang sulit didapatkan di kelas reguler. “Jangan lupa ustaz, mereka juga sering membawa berkah, minimal nasi kota dengan isi yang maknyus,” ungkap Sulthan seorang santri Kelas 7 yang mulai rajin membersihkan mushalla dan lapangan secara sukarela.

Jangan ditanya juga akademisi asing dari Jepang, Amerika Serikat, dan Eropa yang datang ke PP Mahasina. Mereka selalu membawa ilmu, pengalaman, dan kisah menarik untuk sukses di manca negara.

Meski begitu, Pengasuh dan para guru selalu menekankan bahwa meski santri mempunyai wawasan global dan nasional, mereka harus memperhatikan tradisi lokal dan kearifan lokal yang berkembang di masyarakat. “Think globally, act locally”, demikian sebuah tulisan yang terpampang di salah satu dinding di PP Mahasina.

Di atas segalanya, aktivitas Pengasuh PP Mahasina di berbagai organisasi regional dan nasional merupakan bentuk khidmah beliau untuk umat, bangsa, dan negara. “Ini merupakan wujud keluarga muslim yang tidak hanya menjadikan rumah tangganya fokus pada urusan domestik dalam rumah tangga, tapi mengajukan keluarga sebagai ruang dan sarana perjuangan bersama untuk kemaslahatan santri, umat, masyarakat, bangsa, dan negara didasari iman, ilmu, pengabdian dan perjuangan,” ungkap Nyai Hj. Badriyah Fayuni melalui sebuah pesan pendek.

Artikel Lainnya

Oleh : Mahasina

Haul Masyayikh PP Mahasina

Oleh : Pesantren mahasina

MALAM PENTAS SENI DI MAHASINA

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an Wal Hadits

Jl. Masjid Raya No 50, Kp. Kemang RT/RW: 01/07, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411