Info Pesantren
Senin, 25 Mei 2026
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
  • Pendidikan Terintegrasi Kader Ulama- Pemimpin Berakhlak Qur'ani Berwawasan Kebangsaan
23 Juli 2025

SEMARAK HARI PERTAMA ACARA ORIENTASI SANTRI BARU PP MAHASINA

Rab, 23 Juli 2025 Dibaca 753x Berita Terkini

Oleh Firman Nur Azis, Santri Kelas 11A MA Mahasina

Pagi tanggal  21 Juli 2025, merupakan pagi yang terasa tegang bagi para santri baru Pondok Pesantren Mahasina, karena baru saja menjalankan hidup barunya di lingkungan pesantrn. Melepas masa-masa kebersamaan bersama orang tuanya dan memilih jalur perjuangan pendidikan yang lebih serius di PP Mahasina. Namun, ketegangan tersebut dapat cair dengan adanya Acara Pembukaan Orientasi Santri Baru Tahun Ajaran 2025-2026, bertempat pada Auditorium, Mahasina Barat.

Pengasuh PP Mahasina, KH. Abu Bakar Rahziz, MA dan Nyai Hj. Badriyah Fayumi, MA mengajak santri baru untuk selalu senang dan bergembira

Acara tersebut dimulai pada jam 09.00, dimana santri baru PP Mahasina tampak sudah menduduki auditorium untuk menikmati acara. Masih sangat terasa atmosfer ketegangan yang diperlihatkan oleh para santri pada awal acara.

Acarapun dimulai dengan salam dan pembukaan yang dibawakan oleh master of ceremony, Raditya dan Abizhar Al-ghifari dari kelas 12. Dilanjut penampilan Tilawah dan Sari Tilawah oleh santri kelas 12 Ikbal dan kelas 11 Hamid M.A, yang membuat suasana acara menjadi lebih tenang dan lebih kondusif. Setelah itu, acara diteruskan dengan penyanyian lagu Indonesia Raya, Yalal Wathon, dan Sapta Jiwa Mahasina bersama seluruh santri yang dipimpin oleh dirigen  C. Ihsan kelas 11.

Acara disambung dengan sambutan yang dibawakan oleh Ketua OC, Abyasa Maula Kurnia, yang menghimbau para santri supaya dapat menikmati acara orientasi kedepannya dengan penuh senyum dan kebahagiaan dengan rasa ikhlas dan rasa perjuangan. Membuat jiwa optimisme para santri menggebu untuk selalu melakukan hal yang perjuangan terbaik bagi dirinya ataupun kepada orang tuanya selama dipesantren mahasina.

Dilanjut dengan sambutan Pengasuh PP Mahasina, KH Abu Bakar Rahziz MA, yang tentunya membuat senyum para santri melebar. Abah mengawali sambutannya dengan nasihat untuk selalu ikhlas berjuang sebagai seorang santri. Karena seorang Rasul yang sudah dijamin kehidupannya pun, harus melewati berbagai cobaan berat saat berjuang untuk menegakkan Agama Islam. Apalagi kita sebagai santri, harus siap sedia dalam melawan setiap cobaan atau perjuangan yang harus kita hadapi kedepannya.

Abah pula memberikan nilai-nilai yang terkandung dalam syair Kitab Ta’limul Mutaallim yang dikarang oleh Syekh Az-Zarnuji, yang berisi tentang syarat santri dalam menuntut ilmu. Pertama, cerdas pikirannya, berarti bahwa setiap santri harus cerdas dalam membedakan mana yang salah, pula mana yang benar dalam menuntut ilmu. Kedua, semangat, sebagai santri yang bersedia berjuang dijalan Allah, harus terus pantang menyerah dalam memperjuangkan dakwah-dakwah Islam. Ketiga, sabar, yaitu selalu dapat terus sabar dalam setiap ujian yang diterima santri. keempat, biaya, jika tidak ada biaya, maka santri tidak akan dapat belajar. Kelima, petunjuk dari guru, yaitu selalu menaati setiap perintah dari guru supaya dapat berkah ilmunya. Terakhir, waktu yang lama, menunjukkan bahwa belajar memanglah memerlukan waktu yang lama.

Selanjutnya, abah pula menyampaikan tujuh nilai-nilai yang harus diterapkan oleh setiap santri, dalam Sapta Jiwa Mahasina. Pertama, jujur, santri jangan sesekali berani berbohong, karena setiap orang yang berani berbohong, kedepannya akan terus berbohong. Kedua, ikhlas, berarti bahwa setiap ikhlas maka akan menghasilkan yang namanya bersyukur dalam setiap kondisi kepada Allah SWT. Ketiga, berjuang, yakni harus selalu dapat bersemangat dalam setiap langkah perjuangan seorang santri. Keempat, terbuka, santri harus selalu transparan terhadap segala rintangan yang dia hadapi dan jangan mencoba untuk selalu memendam masalah dalam hati. Kelima, mandiri, seorang santri harus dapat hidup mandiri dalam segala aspek kehidupannya, terutama dalam pondok. Setelahnya, peduli, yaitu seorang santri harus dapat mengerti terhadap dirinya sendiri dan orang lain. terakhir, sederhana, sifat yang selanjutnya harus ada dalam santri adalah selalu hidup sederhana.

Peresmian kegiatan Orientasi Santri Baru PP Mahasina 2025

Acara dilanjut oleh peresmian pembukaan orientasi secara simbolis oleh Abah dan Ibu Nyai, yang disambut dengan tepuk tangan oleh seluruh santri. Atmosfer acara pun menjadi riang dan disambut tepuk tangan serta senyum oleh seluruh santri. Disambung dengan pembagian hadiah bagi para santri baru Mahasina terdekat, terjauh, dan berprestasi oleh Abah bagi santri putra dan Ibu Nyai bagi santri putri. Sebelum abah beranjak dari acara, abah memberikan pantun, “jalan-jalan ke pasar kamis, tidak lupa membeli mangga. Jadi santri mahasina tidak boleh sedih dan nangis, karena Mahasina Rumah Kita”.

Setelahnya, acara dilanjut dengan penampilan hadroh oleh tim Hadroh Mahasina Darul Quran Wal Hadist. Dilanjut dengan pembacaan tata tertib orientasi oleh Tasya kelas 12. Lalu, disambung dengan pembagian mentor dan dokumentasi kepada seluruh santri baru Mahasina.

Acara ditutup oleh doa yang dibawakan oleh santri Vathar H Kelas 11, pada jam 12.10 siang. Dilanjut dengan ISHOMA (Istirahat, Sholat, Makan).

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Pondok Pesantren Mahasina Darul Qur'an Wal Hadits

Jl. Masjid Raya No 50, Kp. Kemang RT/RW: 01/07, Kelurahan Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Jawa Barat 17411