Pada 22 Oktober 2026, sebanyak 17 santri dari Tim Paduan Suara PP Mahasina, Pondok Gede, Kota Bekasi, tampil di Upacara Peringatan Hari Santri (HSN) 2026 di Kantor Kemenag Pusat, Jl. Lapangan Banteng No 3-4, Jakarta Pusat.
Pemilihan Tim Paduan Suara PP Mahasina tidak lepas dari prestasi mereka yang sudah meraih juara lomba paduan suara di berbagai event lomba. Bahkan Tim Paduan Suara PP Mahasina juga pernah tampil di hadapan Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin, dalam acara resmi MUI, juga di Jakarta. Penampilan itu bisa dilihat pada link berikut: .https://www.youtube.com/watch?v=oY8pQ1lm-ig&list=RDoY8pQ1lm-ig&start_radio=1
Dalam acara di Kemenag kali ini, Tim Paduan Suara PP Mahasina tampil berkolaborasi dengan Tim Paduan Suara Bimas Kristen dan Bimas Katolik. Mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Hari Santri Nasional, serta Mengheningkan Cipta yang biasanya dinyanyikan saat Pembina Upacara meminta peserta untuk berdoa untuk para pahlawan sesuai dengan agamanya masing-masing.
Momentum ini menjadi ruang kolaborasi lintas iman sekaligus potret nyata berjalannya pendidikan toleransi di PP Mahasina.
Dalam kolaborasi ini, tim paduan suara lintas iman hanya berlatih sekali saja. Namun karena sudah sama-sama berpengalaman, maka berbagai macam suara mudah dipadukan.
Pada mulanya, santri PP Mahasina kurang percaya diri, karena tim paduan suara dari Bimas Kristen dan Bimas Katolik lebih berpengalaman. Mereka juga sudah dewasa, bukan pelajar.
“Jadi, ilmu dan pengalaman mereka pasti lebih banyak,” ungkap Nisrina Haura, salah satu anggota Tim Paduan Suara PP Mahasina yang ikut tampil di Kemenag Pusat.
Namun setelah melalui proses latihan, ternyata santri dari PP Mahasina dapat beradaptasi dengan cepat.
Penampilan Tim Paduan Suara PP Mahasina juga mendapat ulasan positif dari media resmi Kemenag Pusat, sebagaimana terlihat dalam link berikut ini: https://kemenag.go.id/feature/hari-santri-2026-dari-panggung-lintas-iman-hingga-layanan-gizi-pesantren-naUZS
Media di atas mengulas:
“Saat menghadapi perlombaan atau acara besar, Tim Paduan Suara PP Mahasina biasanya menjalani persiapan selama satu bulan. Bekal jam terbang itulah yang memudahkan mereka beradaptasi cepat saat tampil di Kantor Kemenag, meski latihan gabungan bersama tim paduan suara Bimas Kristen dan Bimas Katolik baru dilaksanakan pada sore hari menjelang acara saat geladi bersih.”
Salah satu anggota Tim Paduan Suara PP Mahasina Chalisa Fikratuha merasa senang karena bisa menjadi salah satu bagian dari petugas upacara HSN di Kementerian Agama.
“Kami mendapatkan banyak ilmu, pengalaman baru, serta hal-hal yang menarik,” ujarnya.
Sementara itu, Ustaz Nasrul Latief, Guru Bahasa Inggris sekaligus Pelatih dan Pembina Tim Paduan Suara PP Mahasina mengungkapkan kebanggaannya anak asuhnya dapat mengikuti acara berlevel nasional dengan membawa nama PP Mahasina.
Selain itu, lanjut ustaz yang juga ahli mengolah barang bekas menjadi barang berguna, Tim Paduan Suara PP Mahasina harus berkolaborasi dengan Tim Paduan Suara Bimas Kristen dan Bimas Katolik yang berpengalaman serta terkenal mempunyai keahlian di bidang paduan suara.
“Alhamdulillah, santri mahasina mampu beradaptasi, meski baru belajar partitur yang disusun oleh Tim Paduan Suara Bimas Kristen dan Katolik”, ujarnya.
Ustaz Nasrul sendiri merasa bangga bisa melatih dan mendampingi timnya untuk tampil di level nasional, salah satunya seperti dalam acara Kementerian Agama Pusat tadi.
Sejatinya, pada 22 Oktober 2026 di PP Mahasina juga mengadakan upacara HSN yang dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi sehingga membutuhkan Tim Paduan Suara untuk menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Syubbanul Wathan, Hari Santri Nasional (HSN), dan Shalawat Mahasina.
Namun kondisi di atas tidak perlu dikuatirkan, karena di PP Mahasina sudah ada 7 Tim Paduan Suara, mulai dari level 1 sampai level 7. Jadi, jika ada acara dadakan bisa langsung menunjuk salah satu tim atau gabungan dari beberapa tim. Satu tim paduan suara biasanya beranggotakan 20 sampai 30 anggota.
Tim Paduan Suara yang Tampil di Upacara HSN 2026 di Kantor Kementerian Agama Pusat, Jakarta, adalah sebagai berikut:
Tinggalkan Komentar